Liputan Seputar Dunia

Test Footer 1

Tampilkan postingan dengan label KamiPoker.com | Bandar Ceme | Agen Poker | DominoQQ | Poker Online Terpercaya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KamiPoker.com | Bandar Ceme | Agen Poker | DominoQQ | Poker Online Terpercaya. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 22 Agustus 2015

5 Kerugian menjadi orang yang Last Minute

Last minute adalah sebutan buat orang-orang yang suka menyelesaikan tugas pada detik-detik akhir deadline. Atau baru belajar ketika lima menit lagi akan ujian. Antara pemalas dan penggemar tantangan. 

Namun, beberapa orang bahkan bilang kalo orang-orang last minute itu lebih kreatif daripada orang-orang terstruktur. Kenapa gitu? Karena ketika kamu dipaksa berpikir cepat dalam tekanan deadline, pikiran mu cenderung liar dan gila, yang biasanya malah berujung pada ide-ide kreatif dan antimainstream.

Yah, tapi tetap saja, ada beberapa poin minus untuk orang-orang last minute. Yuk disimak bruh...



1. Heboh sendiri

"Ah nanti lah, masih lama ini."

"Besok lah, masih 3 hari lagi."
 
"Nanti sorean lah, masih besok juga."
 
"Fuck, gue ngapain aja daritadi. Mampus, udah dikumpul besok pagi."
 
Pernah ngalamin kejadian itu? Sering? Yups. Kamu cenderung penunda sesuatu. Hal-hal yang bisa kamu kerjakan hari ini terabaikan, dan berujung pada kelabakan di akhir batas pengumpulan. Dengan kata lain, akuilah, kamu cenderung pemalas.  
Padahal ketika kamu malas, banyak sekali waktu yang sudah kamu buang sia-sia hanya demi menunda. Padahal, waktu gak akan pernah bisa dikembalikan. Gak ada salahnya kan, kita pake waktu kita dengan bijak? Jangan heboh sendiri karena menjadi satu-satunya orang yang belum mengerjakan tugas. 

 

2. Hasil tidak sempurna

 

Selalu ada cela untuk hal-hal yang dikerjakan buru-buru dan dipepet waktu. Okelah, tugas sudah kelar tepat waktu. Tapi yakin deh, pasti ada detail-detail kecil (atau besar) yang terabaikan ketika kamu buru-buru mengerjakan.

Sayang banget tuh, padahal harusnya kerja kamu bisa lebih mendekati sempurna lagi, seandainya kamu mau ngerjain tugas itu lebih awal. 
Jangan sampai deh, kamu menyesal cuma gara-gara kurang prepare. 

3. Gak disukain sama temen-temen

Dalam kerja tim, tipe orang last minute sering banget disebelin. Semisal dalam satu tim ada kerjaan yang harusnya sudah beres, tapi terpaksa tertunda cuma gegara satu orang yang hobinya menunda-nunda. Minta dirajam gak sih?

Harusnya temen-temen lain udah bisa tarik napas lega dan santai-santai karena tugas beres, ini malah pada panik hanya karena seorang penunda yang minta dihabisi nyawanya. Hahaha, untuk kerja tim, kurang-kurangilah sifat yang bikin temen-temen kamu sport jantung itu.

4. Dianggap tidak becus

Woh, ini nih lumayan bahaya. Dalam hidup, gak mungkin dong semua berjalam lurus. Kadang-kadang hidup suka bercanda. Adaaaa aja halangan yang bikin kamu sama sekali gak bisa selesaikan tugas kamu. Entah kamu malah ketiduran, atau ada acara penting dadakan yang bikin kamu ga sempet nyentuh itu kerjaan.
Padahal tugas kamu harus dikumpulin sekarang juga.

Nahloh, kalau sudah gini mau apa?

Mau meraung-raung didepan dosen?

Yang ada kamu malah di DO.



5.  Merasa sok jago

Meski last minute, tapi tugasmu tetap kelar. Kamupun membanggakan hal tersebut kemana-mana. Kamu merasa bahwa yang ngerjain sejak dua bulan lalu kalah kompeten dibandingkan dengan kamu. Padahal, kan belum tentu kamu juga yang bener. Kalau gini terus, bisa-bisa kamu dikerjain mulu sama temen. Karena itu, jangan menjadi orang last minute ya.

 

 

Read More...

Rabu, 19 Agustus 2015

Teknologi Terbaru memungkinkan bernapas dalam air Tanpa Menggunakan Tabung Udara

Sebuah teknologi terbaru memungkikan penyelam untuk bisa melakukan aktivitasnya tanpa membawa tabung udara yang cukup memberatkan. Sebagai gantinya, mereka bisa menggunakan sebuah bahan kristalin yang secara khusus telah disintesis sehingga bisa menyerap dan menyimpan oksigen dalam konsentrasi tinggi.

Kristalin tersebut berhasil ditemukan oleh para peneliti dari University of Southern Denmark. Teknologi tersebut mereka temukan dengan menggunakan bahan cobalt sebagai komponen utama. Professor Christine McKenzie dari University of Southern Denmark mengatakan kalau material kristalin tersebut berfungsi sebagai sensor sekaligus tempat untuk menyimpan oksigen.
Penggunaan teknologi ini pun bakal memberikan waktu menyelam yang lebih lama kepada para diver. Hal ini karena material tersebut dapat pula diatur untuk bisa menyerap oksigen secara langsung dari air. Untuk membuat material tersebut bisa mengeluarkan oksigen yang disimpannya, para peneliti menggunakan panas sebagai trigger. MacKenzie mengatakan pihaknya ingin melakukan penelitian agar bagaimana cahaya bisa dipakai sebagai trigger untuk menggantikan peran panas.
Read More...

7 Langkah Sukses Untuk Membangun Karir Di Dunia Teknologi

Di era yang semakin modern ini, membangun dunia karir dalam bidang Teknologi memang menjadi salah satu jalur yang paling besar potensinya. Mulai dari, Bill Gates (Microsoft), Mark Zuckenberg (Facebook), Steve Jobs (Apple), Arash Ferdowsi (Dropbox), David Karp (Tumblr), Dan masih banyak lagi lainnya orang-orang yang berhasil meraih kesuksesan dengan begitu cepat di dalam Dunia Teknologi.

Hal tersebut pun menunjukkan kalau karir di bidang teknologi bukan karir yang main-main. Jangan sampai anda yang berkecimpung di dalam dunia Teknologi, menjadi manusia yang sia-sia. Berikut beberapa tips yang ingin LiputanSeputar.blogspot.com bagikan, bagi anda yang ingin sukses membangun karir dalam dunia Teknologi :
  

1. Sering Membaca Buku-buku Komputer 

Segera kunjungi perpustakaan yang ada di sekitar anda, temukan buku yang ada kaitannya dengan Teknologi/Komputer, lalu BACA! BACA dan BACA!. Ketika memilah bahan bacaan, Usahakan menyeimbangkan pengetahuan murni dan terapan. Lakukan hal ini secara regular dan terjadwal. Dan jangan lupa untuk membuat Reading List. Perkembangan Dunia Digital begitu cepat sehingga bagi anda yang menginginkan kesuksesan jangan sampai rela untuk ketinggalan.


2. Bangun Sebuah Website

Membangun Website sepertinya merupakan hal  yang sangat penting dan wajib untuk karir yang lebih baik. Bangun sebuah website yang sesuai dengan passion. Jangan lupa juga memasukan CV di menu "About Me" website anda. Website sangat bagus sebagai sarana branding diri. Update secara berkala, jaga agar Website anda tetap selalu hidup dan Profesional.
  

3. Jangan Hanya Terpaku pada Satu Operasi Sistem

Seseorang yang benar-benar ahli dalam dunia Teknologi tentu memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan diiringi tingkat adaptasi yang besar pula. Coba dan rasakan pengalaman menggunakan beragam OS. Hal ini akan menambah wawasan anda terkait OS tersebut dan beragam program khusus yang mendukunya. Jangan sampai hanya merasakan Windows, Windows, dan Windows, coba yang lain, seperti MAC, Linux, Haiku, Unix, dan sebagainya.

   

4. Jadilah Tech Volunteer

Menunggu skill Teknologi anda bisa diuangkan tentu bisa memakan waktu yang lama. Sekali-kali cobalah untuk mendonasikan skill yang anda miliki, atau anda juga bisa mengikut proyek-proyek OPEN SOURCE. Profesionalitas dan Networking karir teknologi amda akan menjadi semakin berkualitas jika pernah menjadi Tech Volunteer. Sangat efektif, terutama bagi anda yang masih terbilang pemula di dunia Teknologi.

5. Aktif di Komunitas 

Carilah komunitas yang berhubungan dengan dunia karir Teknologi anda, bisa online maupun offline. Dalam komunitas, anda pasti akan menemukan passion yang hampir sama dengan anda.
Saling berbagi ilmu, pengalaman dan informasi. Jaga relasi agar tetap berjalan baik dengan anggota lainnya, beberapa dari mereka berpotensi menjadi partner kerja terbaik anda.


6. Pelajari Internet Marketing

IM (Internet Marketing) bakal menjadi skill penting dalam menunjang karir, terutama bagi anda yang karirnya berorientasi pada Technopreuneur. Pelajari Adword, SEO (Search Engine Optimization) & SEM (Search Engine Marketing), Facebook Ads, Press release, dan sebagainya.
 


Read More...

Aplikasi Voice Siri iPhone, Berhasil menyelamatkan Nyawa seseorang

Mungkin panggilan secara tidak sengaja, sangat sering terjadi pada diri kita, entah itu kita yang tidak sengaja melakukannya atau kita menerima panggilan dari seseorang yang dilakukan dengan tidak sengaja.

 Ini bisa saja terjadi ketika ponsel berada disaku kita dengan kedaan tidak terkunci dan layar ponsel menghadap ke bagiana tubuh kita. Karena smartphone sekarang menggunakan teknologi layar sentuh kapasitif, jadi setiap sentuhan dari manusia dapat direspon layar kapasitif meskipun terhalang oleh kain atau benda tipis lainnya.

Namun apa jadinya jika panggilan tak sengaja itu dilakukan oleh asisten digital yang saat ini cukup populer di smartphone. Ya, kali ini Siri asisten digital pada iPhone yang menyelamatkan seorang remaja. Dilansir dari Ubergizmo (14/8/2015), bahwa seorang remaja berusia 18 tahun tertimpa  truk yang sedang ia kerjakan. Ia terjebak dibawah mobil truk itu dan langannya terhimpit sehingga ia tidak bisa mencari celah untuk keluar. Bahkan untuk mengambil handphone disaku celana pun tak sanggup ia lakukan.

Tidak hanya itu saja, remaja itu pun berusaha mencari pertolongan lain dengan berteriak, namun tak ada seorang pun yang mendengarnya. Namun tanpa disengaja, tiba-tiba terdengar suara Siri iPhone aktif. Mungkin karena ia menggerakan pinggulnya,  asisten digital itu dapat aktif, namun yang jelas remaja itu dapat melakukan panggilan darurat dari bantuan Siri dengan menggunakan perintah suara. Dan akhirnya bantuan pun segera datang dan nyawa remaja itu dapat diselamatkan.

Disisi lain, Siri dulu mendapat kritik kurang baik karena Siri dianggap tidak bisa memahami penggunanya, atau salah mengartikan maksud dari perkataan penggunanya.
 
Read More...